Benarkah Syiah Dibuat oleh Abdullah bin Saba?
Ada sebuah teori yang sangat populer dalam polemik sejarah Islam: bahwa mazhab Syiah didirikan oleh seorang Yahudi dari Yaman bernama Abdullah bin Saba. Teori ini sering diulang dalam ceramah, buku polemik, bahkan dalam percakapan sehari-hari. Namun jika kita menelusuri sejarah dengan sedikit lebih teliti, teori ini ternyata sangat problematis—baik secara logika sejarah maupun secara sumber. Pertama-tama, kita perlu memahami makna kata syi‘ah pada masa awal Islam. Dalam bahasa Arab, kata itu berarti “kelompok pendukung” atau “faksi”. Dalam literatur sejarah awal, istilah ini sering digunakan secara politik, bukan teologis. Ketika para penulis sejarah menyebut shi‘at Ali, yang dimaksud adalah para pendukung Ali ibn Abi Talib dalam konflik politik pada masa itu. Ia bukan mazhab aqidah seperti yang kita kenal sekarang. Setelah wafatnya Nabi Muhammad Saw, umat Islam memang menghadapi persoalan besar: siapa yang akan memimpin komunitas yang baru saja berkembang menjadi kekuatan ...