Postingan

Menampilkan postingan dengan label Kajian Islam

Ini Bukan Perkara Kecil

Gambar
Bincang Ramadan #2 Ini Bukan Perkara Kecil Ramadan sering kita bayangkan sebagai bulan amal-amal besar: khatam Al-Qur’an, qiyamul lail, sedekah melimpah, i‘tikaf panjang. Semua itu agung. Tetapi ada satu wilayah yang justru menentukan kualitas Ramadan kita—wilayah yang sering tak terlihat: perkara-perkara kecil. Banyak orang bersikap longgar pada hal yang dianggap remeh. Meminjam sesuatu lalu menunda mengembalikannya. Datang ketika orang lain sedang makan dengan harapan diajak ikut. Menikmati pembicaraan tentang aib orang yang kita tidak suka. Membiarkan pandangan liar karena merasa itu sekadar kilasan. Memberi jawaban agama tanpa ilmu agar tidak tampak bodoh. Semua terlihat kecil. Tetapi retakan besar selalu bermula dari celah tipis. Ramadan adalah bulan penyucian, dan penyucian tidak hanya menyentuh dosa besar. Ia justru menajamkan sensitivitas terhadap yang halus. Lapar dan haus melatih tubuh. Tetapi kesadaran terhadap detail melatih jiwa. Ada ungkapan dari sebagian ulam...

Satu Bulan, Beda Awal: Perdebatan Abadi di Bawah Langit Ramadan

Gambar
Setiap tahun, umat Islam menengadah ke langit yang sama. Bulannya satu. Orbitnya satu. Hukum gravitasinya sama sejak miliaran tahun lalu. Tetapi ketika sabit tipis pertama itu dicari, kalender umat bisa terbelah: Rabu di satu negeri, Kamis di negeri lain, bahkan kemungkinan ada yang menunggu hingga Jumat. Tahun ini peta itu kembali terbentang. Arab Saudi bersama Qatar, Uni Emirat Arab, Bahrain, Yaman, Palestina, Lebanon, dan sebagian otoritas di Irak menetapkan Rabu sebagai 1 Ramadan setelah menyatakan hilal terlihat. Sementara Mesir, Yordania, Suriah, Indonesia, Malaysia, Brunei, dan Jepang menetapkan Kamis karena tidak terbukti rukyat.  Bangladesh, India, Pakistan, dan Iran bahkan menyatakan hari itu masih 28 Sya‘ban dan menunggu observasi berikutnya. Maroko menunda keputusan hingga rukyat Rabu malam. Tunisia menyatakan secara astronomi sulit terlihat. Ini bukan sekadar berita tahunan. Ini adalah perjumpaan antara wahyu, ilmu falak, dan ijtihad manusia. Mari kita turu...

Komentar via Facebook

Tulisan Baru