Kamis, 29 September 2011

Sang Pemimpi


"The future belongs to those who believe in the beauty of their dreams…"
-- Eleanor Roosevelt --

Masa depan hanyalah milik orang-orang yang percaya akan keindahan
mimpi-mimpi mereka.


Teman… mempunyai suatu impian dalam diri merupakan suatu keharusan. Dengan impian kita dapat terus bergerak dengan semangat. Impian akan berubah menjadi ambisi jika dipupuk dengan benar. Impian merupakan hasrat yang akan menggerakkan manusia
untuk mewujudkannya. Dunia ini bertumbuh dengan peradaban yang lebih tinggi dan tehnologi yang lebih hebat itu berkat impian orang-orang besar. Orang-orang besar itu adalah para pemimpi.

Menurut Francis Ford Coppola, "It was the man's dream, and his inspiring attempt to make them come true that remain important. – Itu mimpi manusia yang terpenting, dan upayanya yang inspiratif mengupayakan mimpi itu menjadi kenyataan."  Kemajuan kehidupan saat ini merupakan hasil impian generasi pendahulu kita.

Mereka yang tidak mempunyai impian meninggalkan banyak hal yang ditawarkan oleh kehidupan. Hasrat atau kegigihan mereka mudah sekali pudar, sehingga mereka dengan mudah mengubah impian mereka menjadi sangat sederhana. Padahal, impian yang besar mempunyai kekuatan yang besar pula. Orang-orang yang berhasil mencatat nama dalam sejarah rata-rata mempunyai ciri khas yaitu selalu mampu memperbarui impian mereka. Kita belajar atau kuliah jangan pernah bermimpi kecil. Bermimpilah besar. Bermimpilah suatu saat kita mampu memberikan yang terbaik bagi agama ini.



Impian merupakan sumber motivasi. Impian akan mempengaruhi pikiran bawah sadar. Misalnya kita memimpikan menjadi ulama tafsir, paham dan dalam ilmunya, menjadi rujukan dalam kebangkitan umat, maka kita harus lebih focus untuk mencapai hal tersebut. Banyak membaca dan menghafal misalnya. Tantangan berat yang harus dihadapi bukan sesuatu yang berarti jika impian sudah menjadi nafas kita. Saya yakin teman-teman telah mempunyai impian itu di dalam dada masing-masing.

"It may be that those who do most, dream most, - Mereka mengerjakan
sesuatu dengan giat, sebab mereka sangat memimpikannya,"
kata Stephen
Butler Leacock.

Bahkan impian dapat menjamin keberhasilan, karena senantiasa menjadi sumber motivasi hingga mencapai tujuan atau menggapai tujuan selanjutnya. Dorongan motivasi itulah yang akan menggerakkan tubuh dan mengatur strategi yang harus ditempuh, misalnya bagaimana cara belajar yang baik, bagaimana para ulama memanfaatkan waktu, maupun bagaimana berkarya dengan sebaik mungkin.

Nelson Mandela, sebelum menjadi Presiden Afrika Selatan, ia harus berjuang untuk sebuah impian negara Afrika Selatan yang berdaulat. Untuk itu ia menghadapi tantangan teramat berat. Impian selalu memotivasi Nelson Mandela untuk tetap berjuang, meskipun ia harus merelakan sebagian besar waktunya dibalik terali besi. Impian merupakan sumber semangat bagi Nelson, hingga Afrika Selatan benar- benar merdeka.

Sebenarnya, kita dapat memperbarui nilai dan menyempurnakan jati diri dengan kekuatan impian. Jadi jangan takut untuk bermimpi akan hal-hal yang besar, sebab impian  menimbulkan hasrat yang kuat untuk meraihnya. Impian mampu berperan sebagai sumber motivasi, yang membangkitkan ambisi dan optimisme, sehingga kita mampu melampaui semua rintangan dan kesulitan.

Impian Menciptakan Energi Besar untuk Berprestasi

Impian menjadikan manusia penuh vitalitas dalam dalam segala aktivitas. Impian itu  sendiri sebenarnya merupakan sumber energi menghadapi tantangan yang tidak gampang. Menurut Anais Nin, "Hidup ini mengerut atau berkembang sesuai dengan keteguhan hati seseorang." Ada 4 tips sederhana guna menjadikan impian sebagai sumber energi kita yaitu disingkat dengan kata PLUS, yaitu; percaya, loyalitas, ulet dan sikap mental positif.

Rasa percaya menjadikan seseorang pantang menyerah, meskipun mungkin orang lain mengkritik atau menghalangi, atau malah mungkin mengejek dan mencemooh. Kepercayaan itu juga membentuk kesadaran bahwa manusia diciptakan di dunia ini sebagai pemenang. Khalifatullah fil Ardh.Tips yang kedua adalah loyalitas atau fokus untuk merealisasikan impian. Untuk mendapatkan daya dorong yang luar biasa,
maka tentukan pula target waktu. Misal, kira-kira dalam jangka waktu 4 tahun apakah yang telah kita capai, dapat dan perbuat.

Tips yang ketiga adalah ulet. Sebuah impian menjadikan seseorang berusaha lebih lama dan keras. Sedangkan tips yang ke empat adalah sikap mental positif. Seseorang yang mempunyai impian memahami bahwa keberhasilan memerlukan pengorbanan, kerja keras dan komitmen, waktu serta dukungan dari orang lain. Oleh sebab itu, mereka selalu  bersemangat mengembangkan kemampuan tanpa henti dan mencapai kemajuan terus menerus hingga tanpa batas. Impian yang sudah menjadi nafas kehidupan merupakan daya dorong yang luar biasa.

Impian Menjadikan Kehidupan Manusia Lebih Mudah Dijalani

Impian menjadikan manusia lebih kuat menghadapi segala rintangan dan tantangan. Sebab impian dapat menimbulkan kemauan keras untuk merealisasikannya. Para pencipta puisi Belanda atau Dutch Poet's Society mengatakan "Nothing is difficult to those who have the will, - Tidak ada sesuatupun yang sulit selama masih ada kemauan."

Bob William mampu berlari dengan menggunakan kedua tangan. Ia tidak merasakan sakit di tangannya. Sebab sebuah tujuan yang berarti menjadikan segala sesuatu dapat dilakukan dengan mudah dan menyenangkan.

Kunci kebahagiaan adalah mempunyai impian. Sedangkan kunci kesuksesan itu sendiri adalah mewujudkan impian. George Lucas mengatakan, "Dreams are extremely important. You can't do it unless you imagine it, - Impian sangatlah penting. Kau tidak akan dapat melakukan apa-apa sebelum kau membayangkannya."

Jadi jangan takut memimpikan sesuatu. Jadikan impian tersebut sebagai nafas kehidupan. Sebab impian yang kuat justru menjadikan perjuangan yang berat saat menggapainya sebagai sarana latihan mengoptimalkan kekuatan-kekuatan yang lain, misalnya kekuatan emosi, fisik, maupun spiritual.

Memasuki hari-hari persiapan ujian ini marilah kembali kita perbarui niat (mimpi) kita. Jangan terbersit niat belajar hanya demi najah dalam ujian. Belajarlah untuk memperoleh yang terbaik yang bisa kita peroleh. Buktikan kita mampu berjalan tegap menuju mimpi yang mulia. Jadikan ujian sebagai tangga untuk mendaki menuju puncak. Bukan halangan di jalan yang hanya butuh dilompati. Buat teman-temanku yg akan menempuh ujian termin 1 di al-Azhar. Sekaligus para pemimpi yang berada di Indonesia.

*diposkan saat2 menjelang ujian termin 1 Alzhar 2010 di kajianvjurai.blogspot.com

2 komentar:

Anonim mengatakan...

dari semuanya ini yang paling kusukaaaaaaa..semoga tercapai yaaaaaaa semua mimpi kita :)
kayanya kalo nulis ga ada beban jadi gampang tuh..hehe *sok tau

Cream Pemutih Wajah mengatakan...

postingan yang bagus tentang Sang Pemimpi

Poskan Komentar

Terima Kasih atas masukan dan pendapat anda, semoga bermanfaat...